Patroli Malam Sungai, Camat Turun Langsung




selatan.banjarmasinkota.go.id - Memasuki bulan agustus peringatan Hut ke RI ke 73 dan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 492, Camat dan Lurah beserta Satgas Kebersihan Bansel mencanangkan Gerakan Masif Peduli Sungai (GEMULAI), meski namanya GEMULAI, tapi ini merupakan semangat tegas bersama yang tak hanya didukung oleh Walikota Banjarmasin untuk mewujudkan visi Banjarmasin BAIMAN (Barasih wan Nyaman), Camat, Lurah se-Bansel dan Satgas tapi juga lintas instansi dan tentunya dengan harapan seluruh warga terutama yang berada di pinggir sungai. Gerakan ini muncul kegiatan BANSEL BERAKSI (Banjarmasin Selatan Bergotong Royong Kebersihan Antar Satgas dan Lintas Instansi) pada Sabtu, 25 Agustus yang berlokasi di sungai Kelayan dari keprihatinan yang mendalam akan kondisi sungai kita sekarang yang masih dijadikan tempat membuang sampah, khususnya daerah sungai kelayan dan sekitarnya. Apalagi ada salah seorang warga insial F RT 11 Kelayan Dalam, yang viral terbukti membuang sampah pada saat gotong royong berlangsung, dan langsung kita tindaklanjuti dengan memberi peringatan keras, pernyataan sikap tak mengulangi lagi dan sanksi sosial foto blur pelaku untuk dipajang di pinggir sungai sebagai efek jera.

Camat, Sekcam, Kasi Kec dan 12 Lurah se-Bansel sehabis apel gabungan di kecamatan, Senin, 27 Agustus 2018 membahas hal ini secara mendalam, perlu ada gerakan bersama untuk memulai ini semua berlandaskan inisiatif, dari gotong royong babarasih sungai,  sosialisasi intens melalui forum" rapat/kegiatan, himbauan secara masif, baik itu surat edaran, pengumuman lewat Mesjid dan Musholla, pemasangan spanduk-spanduk larangan, semboyan atau ancaman berdasarkan Perda Kota Banjarmasin No 21 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Persampahan/Kebersihan dan Pertamanan. Dari hasil rapat Camat, Sekcam dan beberapa koordinator Satgas Bansel malam Rabu, 29 Agustus 2018 berembug dan sepakat gerakan ini harus kita mulai. Beberapa satgas kebersihan dan RT sekitaran sungai Kelayan sukarela memantau bergantian setiap malam atau subuh hari jam-jam rawan orang-orang yang tega membuang sampah ke sungai. 

Camat Bansel pun seusai rembug tersebut, ikut berpatroli sampai pukul 01.30 Wita diseputaran jembatan 3 bersama beberapa orang satgas dan benar saja, ada warga memakai sepeda motor tiba-tiba langsung melempar sampah ke sungai, namun langsung ngebut begitu dipanggil. setelah beberapa saat kemudian ada lagi seorang bapak warga kelayan tengah yang ingin melempat 2 bungkusan plastik sampah ke sungai, tentu saja ditegur langsung. Memang gerakan ini sangat berat, tapi tak mustahil. Insyaallah dengan dukungan pimpinan dan semua pihak pelan-pelan akan kita mulai, bismillah. 








No comments

Post a Comment